Kisah Sukur Anugrah Seekor Babi
Pada suatu hari berkumpullah seekor kucing, anjing dan babi setelah mereka telah lama berpisah. Dalam pertemuan itu buaya tidak bisa hadir karena sedang disibukkan untuk memburu cicak. Padahal sebenarnya pertemuan itu merupakan reuni akbar buat mereka. Dalam pertemuan itu masing-masing saling menceritakan kisah sukses mereka. Diawali oleh si kucing yang bercerita.
“Alhamdulillaah kok aku ini oleh Allaah dijadikan seekor kucing. Setiap hari aku tidak kekurangan makanan. Tuanku sangat sayang sekali padaku. Aku selalu digendong, dicium dan dibelai dengan penuh kasih sayang. Alhamdulillaah ini benar-benar kenikmatan yang harus aku sukuri. Hidup sekali di dunia dijadikan seekor kucing.”
Mendengar kisah si kucing si anjing tidak mau kalah.
“Alhamdulillaah kok aku ini oleh Allaah dijadikan seekor anjing. Aku sangat dipercaya oleh tuanku untuk menjaga rumah. selalu diberi makan daging yang cukup. Bahkan mereka serumah sangat menyayangi aku. Kalau aku lagi tidak ada mereka pun akan segera mencariku. Alhamdulillaah ini benar-benar anugrah yang wajib aku sukuri. Hidup yang sekali ini oleh Allaah dijadikan seekor anjing.”
Mendengar kisah kucing dan anjing yang berlimpahan anugrah dari Allaah si babi tertegun. Dia kebingungan apa yang harus ia ceritakan kepada kedua rekannya perihal kesuksesan yang dia terima. Kesukuran yang harus dia ceritakan. “Apa ya yang harus aku ceritakan” katanya dalam hati. “Aku hidup dihutan yang sekarang sudah mulai gundul. Kesulitan mencari makan. Selalu harus waspada karena banyak pemburu yang mengincarku.” dia mengeluh dalam hati. Tapi tiba-tiba dengan mata berbinar-binar sambil berlinangan air mata karena saking bersukurnya dia berkata.
”Alhamdulillaah aku oleh Allaah hidup sekali di dunia dijadikan seekor babi. Coba kalau aku menjadi seorang koruptor tentu aku akan menjadi manusia yang hina di dunia dan akherat. Aplagi kalau jadi pejabat yang mau disuap atau malah minta disuap koruptor. Alhamdulillaah menjadi seekor babi adalah anugrah yang wajib kusukuri dari pada jadi seorang koruptor dan pejabat yang doyan suap”



